Wasiat Ubadah bin Ash-Shamit: Menemukan Hakikat Iman dalam Takdir

Abu Hafshah rahimahullah, ia berkata, “Ubadah bin Ash-Shamit berkata kepada anaknya, ‘Hai anakku, kamu tidak akan dapat meraih rasa hakikat iman sebelum kamu meyakini bahwa apa yang menimpamu tidak akan bisa luput darimu, dan apa yang luput darimu tidak akan bisa menimpamu.

Aku telah mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya yang pertama diciptakan Allah ialah pena. Lalu Dia berfirman, ‘Tulislah.’ Pena bertanya, ‘Wahai Tuhanku, apa yang harus aku tulis?’ Dia menjawab, ‘Tulislah takdir segala sesuatu sampai terjadi hari Kiamat.

Ubadah berkata, ‘Wahai anakku, sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa mati di atas (keyakinan) selain ini, ia tidak termasuk golonganku.

(H.r. Abu Dawud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *